Barito TimurDPRD Barito TimurHeadline

Hari Pemilu Serentak 2020, Kasus Covid-19 Bartim Bertambah 35 Orang

“Adapun pasien yang meninggal dunia adalah tuan MJ dari Desa Matabu Kecamatan Dusun Timur, umur 83 tahun, meninggal pada tanggal 7 Desember 2020 dan baru masuk data hari ini,” jelas Jimmi, Kamis (10/12/2020).

KATAMBUNGNEWS.com – Tamiang Layang – Koordinator Bidang Penanganan Gugus Tugas, Jimmi WS Hutagalung menuturkan bahwa perkembangan data kasus Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Kabupaten Barito Timur mengalami peningkatan. Dimana pada Rabu (9/12/2020) atau saat Pemilu Serentak terdapat 35 orang dinyatakan positif terpapar virus corona. Sementara sebanyak 16 pasien lainnya dinyatakan sembuh.

Yang terbaru, berasal dari tujuh kecamatan, yakni Kecamatan Pematang Karau dua orang, Paju Epat dua orang, Dusun Timur 17 orang, Dusun Tengah tujuh orang, Paku dua orang, Awang dua orang dan Kecamatan Patangkep Tutui dua orang.

Sedangkan 16 orang pasien Covid-19 sembuh berasal dari lima kecamatan, yakni Kecamatan Karusen Janang dua oranh, Dusun Timur tujuh orang, Dusun Tengah satu orang, Awang lima orang dan Kecamatan Patangkep Tutui satu orang.

“Adapun pasien yang meninggal dunia adalah tuan MJ dari Desa Matabu Kecamatan Dusun Timur, umur 83 tahun, meninggal pada tanggal 7 Desember 2020 dan baru masuk data hari ini,” jelas Jimmi, Kamis (10/12/2020).

Direktur RSUD Tamiang Layang menjelaskan bahwa secara kumulatif kasus Covid-19 yakni total terkonfirmasi positif 450 kasus yang sembuh 350 dalam perawatan 94 orang masih dalam perawatan dan enam orang meninggal dunia.

Di sisi lain Koordinator Bidang Pencegahan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Barito Timur, Simon Biring menyampaikan jika jumlah yang terkonfirmasi positif tersebut diantaranya ada petugas pemilihan umum pada Pilgub Kalteng.

“Tapi ini sumber penularannya masih dari klaster keluarga, dengan penambahan kasus positif yang signifikan, masyarakat Bartim harus meningkatkan kewaspadaan terhadap penularan virus tersebut serta sungguh-sungguh menjalankan protokol kesehatan yang telah dianjurkan pemerintah,” ujar Simon.

Hasil ini didapat karena kita sudah mulai pemeriksaan swab satu per seribu penduduk perminggu. Jadi sebenarnya lebih baik karena lebih cepat kita ketahui yang positif COVID – 19 dari pada berkeliaran dan menulari orang lain. Dengan demikian bahaya penularan yang lebih besar bisa cepat dikendalikan.

Untuk itu, Simon terus mengimbau masyarakat agar tetap jaga kesehatan, ikuti anjuran dari pemerintah untuk selalu disiplin menggunakan masker ketika keluar rumah, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, selalu menjaga jarak.

“Dengan cara tetap menerapkan protokol kesehatan setiap harinya selama masa pandemi dan seterusnya. Dan jangan lupa berdoa agar kita selalu diberi kesehatan dan di jauhi segala macam penyakit,” pungkasnya. (agg)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!
Close