Emak-emak di Desa Ubar Tutup Akses Jalan Truk Pengangkut Buah Sawit

HomeHeadlineKalimantan Tengah

Emak-emak di Desa Ubar Tutup Akses Jalan Truk Pengangkut Buah Sawit

KOTIM, KATAMBUNGNEWS.COM - Akibat jalan berdebu dan suara bising yang ditimbulkan oleh kendaraan truk pengangkut tandan buah segar (TBS) milik perkebu

Wali Kota Palangka Raya Secara Resmi Buka Pelatihan Manajemen Masjid Ramah Anak dan Difabel
Rangkaian HUT TNI ke-78, Event Palangka Raya Boxing Big Fight 2023 Hadirkan Petinju dari Berbagai Daerah
Generasi Muda Diharapkan Dapat Menjaga Kearifan Lokal

KOTIM, KATAMBUNGNEWS.COM – Akibat jalan berdebu dan suara bising yang ditimbulkan oleh kendaraan truk pengangkut tandan buah segar (TBS) milik perkebunan perusahaan kelapa sawit yang melintas di jalan desa, puluhan emak-emak warga Desa Ubar, Kecamatan Cempaga Hulu, Kotawaringin Timur, menutup akses jalan tersebut dengan menggunakan ban mobil bekas.

Aksi puluhan emak-emak yang menutup Jalan Jabuk, RT.05 Desa Ubar terkait adanya aktivitas truk pengangkut buah kelapa sawit milik perusahaan perkebunan PT.BGA yang melewati jalan desa ini sempat beredar di medsos.

Mereka protes ke sopir truk sebab jalan tersebut bukan milik perusahaan, bahkan salah satu warga mengaku kalau tanah yang dibuat jalan tersebut sebagian adalah tanah miliknya yang diperuntukan untuk aktivitas warga di Desa Ubar.

“Masuknya puluhan truk bermuatan kelapa sawit ini membuat jalan berdebu dan menimbulkan suara bising, kami juga khawatir karena di desa ini banyak anak-anak kecil yang sering bermain di jalan,” kata Wati, salah seorang warga, Senin (11/09/2023).

Menurutnya penutupan jalan ini hanya untuk truk perusahaan yang membawa muatan, sedangkan bagi kendaraan warga tidak ada larangan untuk melintas.

“Jalan ini tanah pribadi, tidak ada kepala desa memberitahukan ke warga jika truk pengangkut buah perusahaan lewat jalan ini. Namun bagi masyarakat kami tidak pernah melarang untuk lewat. Walau jalan kini sudah kami buka, namun truk pengangkut buah kelapa sawit milik perusahaan masih kami larang melewati jalan ini,” tukas Wati.(TM)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS:
error: Content is protected !!